Monday, February 27, 2012

CERITA PERANG BARATAYUDHA

AWAL MULA PERANG BARATAYUDHA

Baratayudha tidak bisa lepas dari seni pewayangan yang ada di budaya jawa, Baratayudha merupakan nama dari sebuah peperangan antara Kurawa dan pandawa. Kata “Barata” sendiri yang berarti Perang dan  ”Yudha” yang berarti keluarga, jadi Barata Yudha Adalah “perang kuluarga”. Baratayudha adalah perang yang merebutkan kerajaan yang bernama Ngastina, awalnya Negara ini adalah Negara yang makmur dan sejahtera, dan di pimpin oleh Palasara, dari Palasara tahta turun kepada Kresna. Dalam memimpin Ngastina Kresna mempunyai 3 orang istri yang bernama Datri, Ambalikan dan Ambika. Dari Datri Kresna memiliki keturunan Yamawidura ia seorang yang berkaki pincang, dari Ambika, Kresna mempunyai anak yang bernama Drestrasesta ia adalah anak tertua dari Kresna namun ia mempunyai mata yang buta, dan dari Ambalika Kresna mempunyai anak yang bernama Pandu Dewanata yang berfisik gagah dan tidak cacat seperti kedua saudaranya itu.
            Menurut sistem pada waktu itu, penurunan tahta kerajaan diberikan kepada anak yang paling tua dalam hal ini adalah Drestraresta namun karena mempunyai cacat pada matanya tahta dibeikan kepada Pandu Dewanata karena Yamawidura juga memilliki cacat pada kakinya. Drestaresta yang sebenarnya mempunyai hal utama atas tahta kerajaan tidak terima dengan apa yang diberikan ayahnya kepada Pandu Dewanata, namun semua tetap sesuai kehendak Kresna Pandu Dewanata tetap menjadi raja Ngastina. Pandu Dewanata dalam memimpi kerajaan Ngastina mempunyai dua orang orang istri Dewi Madrim dan Dewi Kunti, dan dari hasil perkawinan itu Pandu Dewanata mempunyai 5 orang anak yang bernama Puntadewa, werkudara, Arjuna dan Nakula Sadewa yang disebut dengan Pandawa 5. Malang bagi Pandawa 5 ayahnya meninggal saat usia mereka masih kecil, tahta yang seharusnya jatuh ke Puntadewa (anak tertua Pandu Dewanata) malah jatuh ke Drestaresta dengan perjanjian akan dikembalikan kepada anak Pandu Dewanata saat usia Pandawa 5  sudah dewasa. Seperti filosofi yang ada di Indonesia kalau sudah enak diatas pasti enggan untuk turun, Drestaresta yang sudah enak menjadi raja kini melah memnberikan Tahta yang seharusnya dikembalikan kepada Puntadewa kepada anaknya yang berjumlah 100 yakni Kurawa dan Duryudanlah yang menerima Tahta tersebut.
            Dari sinilah perang dimulai. Kurawa mempunya penasehat yang sangat licik yang bernama Sengkuni, Saking licinya Pandawa sempat terusir dari Ngastina. Pandawa yang terusir tidak tinggal diam perlahan-lahan mereka membuat sebuah kerajaan yang bisa memandingi Ngastina, mereka beri nama “indaprasta”. Sifat pandawa yang ksatria tentunya tidak akan membuat mereka diam ketika mereka di curangi kurawa, dengan tekad yang besar akhirnya Pandawa menyerang kurawa, dalam perang ini Pandawa berhasil mengalahkan kurawa dengan tidak membiarkan seluruh kurawa hidup.
            Dari Cerita perang baratayudha sebaiknya kita bangsa Indonesia bisa mengambil hikmah yang terkandung didalamnya, bahwa kekuasaan yang didapat dengan tidak baik pasti akan berakhir juga.

Author : Kisworo

Baca Juga Artikel Ini :

7 comments:

  1. maaf sedikit memberi koreksi
    Kata “Barata” sendiri yang berarti Perang dan ”Yudha” yang berarti keluarga, jadi Barata Yudha Adalah “perang kuluarga”.
    kalimat tersebut terbalik. barata itu sebenarnya adalah darah yang mengalir di keluarga pandhawa dan kurawa. sedangkan yudha berarti perang. terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. makash ya.. entar tak edit..
      salam kenal

      Delete
  2. cerita dri india..yg asli indonesia mana?????

    pling juga cerita pocong??:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. enggak tahu juga gan.. kayaknya sih iya..
      hehe

      Delete
  3. sebenarnya yang jahat ithu bukan drestarata tetapi istrinya yaitu dewi madrim yang di hadiahkan oleh prabu dewanata ... dewi madrim jahat di karenakan cemburu karena dia sendiri ingin menjadi istri dari prabu dewanata.....

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Thanks All Buat Komentar Kalian. No Spam, No Sara, No etc.
"Best Moment, Best Blogging, Best actualities"
Blog Ini Dofollow, Jadi bijaklah dalam berkomentar